Pakar asal Amerika Serikat, Dr. Rock Positano, memperingatkan tentang bahaya sepatu kekecilan bagi kesehatan kaki. Istilah “cinderella complex” digunakan untuk menggambarkan kebiasaan memilih sepatu yang lebih kecil demi penampilan, padahal kebiasaan tersebut dapat berdampak negatif.

Dalam penjelasannya, Dr. Positano menguraikan bahwa preferensi terhadap sepatu yang sempit atau kebesaran ukuran yang salah bukan sekadar soal estetika, melainkan berkaitan dengan kenyamanan dan fungsi kaki sehari-hari. Ia menekankan pentingnya memperhatikan ukuran dan kecocokan sepatu saat membeli atau menggunakan alas kaki.
Dampak sepatu kekecilan menurut pakar
Menurut Dr. Rock Positano, mengenakan sepatu kekecilan berulang kali dapat menimbulkan berbagai masalah pada kaki. Ia menyoroti bahwa kebiasaan tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan dan kemampuan kaki dalam berfungsi optimal saat berdiri atau berjalan. Penekanan pada ukuran yang tidak tepat, menurutnya, perlu mendapat perhatian lebih dari konsumen.
Apa yang dimaksud “cinderella complex”
Istilah “cinderella complex” yang dipakai Dr. Positano merujuk pada kecenderungan memilih sepatu yang terlihat pas secara visual namun sesungguhnya terlalu sempit atau pendek untuk bentuk kaki pemakainya. Fenomena ini sering dipengaruhi oleh faktor gaya dan tren mode, sehingga banyak orang mengabaikan aspek kenyamanan dan kesehatan kaki demi penampilan.
Baca juga: Coway Hadirkan Water Softener Terbaru dan Buka Rahasia Kecantikan Korea untuk Kulit dan Rambut
Tips memilih sepatu menurut Dr. Rock Positano
Dr. Positano memberikan sejumlah saran praktis untuk memilih sepatu yang lebih sesuai. Ia menyarankan agar pembeli memperhatikan ukuran yang pas pada saat berdiri, mencoba berjalan beberapa langkah untuk menilai kenyamanan, serta mempertimbangkan lebar dan bentuk sepatu sesuai kontur kaki masing-masing. Menurutnya, memperhatikan bahan dan fleksibilitas sepatu juga penting agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan saat digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
Perlunya kesadaran konsumen
Dr. Positano menekankan bahwa kesadaran konsumen adalah kunci untuk mengurangi kebiasaan memakai sepatu yang tidak sesuai. Ia mengajak masyarakat menimbang ulang prioritas antara penampilan dan kenyamanan, serta lebih teliti saat memilih ukuran. Kesadaran ini, menurutnya, dapat membantu mencegah masalah yang muncul akibat pemakaian alas kaki yang tidak cocok.
Selain itu, Dr. Positano menyarankan agar orang tua dan pengasuh turut memperhatikan kecocokan sepatu pada anak-anak, karena kebiasaan dan pilihan alas kaki sejak dini berpengaruh pada kebiasaan di masa dewasa. Ia juga mengingatkan pentingnya pengecekan rutin terhadap kondisi alas kaki yang sudah lama dipakai, karena perubahan bentuk sepatu seiring waktu dapat mengurangi kecocokan.
Pesan yang konsisten dari penjelasan Dr. Rock Positano adalah pentingnya keseimbangan antara gaya dan fungsi. Memilih sepatu yang tepat bukan hanya soal ukuran panjang, melainkan juga soal lebar, bahan, dan kenyamanan saat bergerak. Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, konsumen diharapkan bisa membuat pilihan yang lebih bijak demi kenyamanan dan kesehatan kaki jangka panjang.
Dr. Positano mengingatkan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan memilih alas kaki dapat memberi dampak besar terhadap kesejahteraan sehari-hari. Oleh karena itu, praktik sederhana seperti mencoba sepatu dengan berdiri dan berjalan sebelum membeli serta memilih ukuran yang sesuai menjadi langkah awal yang mudah diterapkan oleh siapa pun.





